Senin, 24 November 2008

LASKAR PELANGI

Laskar Pelangi

Pagi itu adalah hari pertama Ikal menjenjang pendidikan pertamanya di SD Muhammadiyah.Ikal didampingi oleh ayahnya.Yang menyambut Ikal adalah 1 guru wanita dan Bapak kepala sekolah tersebut.Namanya adalah BU Muslimah dan Pak Harfan.Mereka sangat tertekan pada hari itu karena jika murid yang mendaftar kurang dari 10 orang, maka SD Muhammadiyah akan ditutup.Dan batasan waktu penerimaan murid pada jam 11.00. Anak murid lainnya adalah teman baikku. Disini ada yang bernama Trapani,Kucai,Syahdan.Ia hampir mengenal semua anak yang mendaftar kecuali satu anak yang berambut keriting merah dan meronta-ronta kepada ayahnya. Lalu waktu pukul sebelas lewat lima Trapani berteriak”Harun!”.Ia seorang anak yang berambut rapih berjalan menghampiri sekolah dengan kaki berbentuk X.Menyapa bu Muslimah dengan senyum yang lebar. Lalu Bu Mus berkata”Genap sepuluh orang”.






























































Nama tokoh dalam Novel Laskar Pelangi :

1. Ikal : Ia mempunyai penyakit Insomnia, jatuh cinta kepada A Ling, sepupu A Kiong, teman
sekelasnya
2. Lintang : Ia orang yang pantang menyerah untuk belajar

3.Mahar : Ia mempunyai bakat seni yang tinggi, tidak logis dan suka bercerita khayalan

4. Trapani : Ia sangat manja terhadap ibunya

5. Borek/Samson : Ia terobsesi akan tubuh kekar layaknya orang dewasa

6. Kucai : Ia sangat cocok untuk menjadi pemimpin sehingga ia mempunyai sifat wibawa

7. Syahdan :

8. Harun : Ia adalah satu-satunya murid SD Muhammadiyah yang mempunyai keterbelakangan
mental, tapi mempunyai fisik orang dewasa
9. A kiong : Ia orang yang sangat percaya kepada cerita khayalan Mahar dan satu-satunya murid
SD Muhammadiyah dari suku Tionghoa
10. Sahara : Sama seperti jika Bu Muslimah memberi nasihat, taat kepada agama dan satu-satunya
murid perempuan di SD Muhammadiyah sebelum Flo datang
11. Bu Muslimah : Guru yang mendidik 10 murid SD Muhammadiyah. Jika Bu
Muslimah memberi nasihat, pasti bernafaskan islami
12. Floriana/Flo : Mantan Murid sekolah PN Timah Belitong, pindah ke SD Muhammadiyah karena
kagum akan karya seni Mahar, anak tomboi dan Tidak takut terhadap apapun
13. Pak Harfan : Kepala Sekolah SD Muhammadiyah, mengajar tentang kemuhammadiyahan dan
Kisah-kisah Nabi terdahulu
14. Bu Frischa : Kepala Sekolah SD PN Timah Belitong, selalu berusaha untuk tampil muda padahal
Umurnya sudah cukup senja
15. Pak Zulfikar:Guru Fisika SD PN Timah Belitong, bila sedang argumentasi, akan menyindir
sekolah SD Muhammadiyah

Tidak ada komentar: